Sumber Daya Alam (Natural Resources)

  • 6 min read
  • Apr 23, 2020
sumber daya alam

1. Pengertian Sumber Daya Alam

Natural resources atau sumber daya alam adalah segala sesuatu yang ada di sekeliling kita baik komponen biotik maupun abiotik. Baik yang terdapat di permukaan bumi di dalam tanah di dalam air maupun di udara.

Singkatnya sumber daya alam adalah segala sesuatu yang terdapat di alam yang dapat dimanfaatkan manusia. Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dan meningkatkan kesejahteraannya. Dalam bentuk nyata sumber daya alam dapat berupa hewan, tumbuhan, air, udara, tanah, bahan galian, sinar matahari, dan lain sebagainya.

2. Penggolongan Sumber Daya Alam

Sumber daya alam angat beranekaragam. Karena itu perlu diadakan penggolongan agar sumber-sumber daya alam tersebut dapat dipahami dengan baik. Penggolongan SDA ini dapat ditinjau dari beberapa segi yaitu :

a) Berdasarkan potensi penggunaannya

1. SDA penghasil energi, seperti : air, arus laut, sinar matahari, gas bumi, minyak bumi, batubara, dan sebagainya.

2. SDA penghasil bahan baku, seperti : mineral, perairan, hutan dan tanah.

3. Sumber daya lingkungan hidup, seperti: udara bersih, ruang, perairan. dan pemandangan alam.

hutan sebagai sumber daya alam
Gambar hutan sebagai sumber daya alam yang dapat diperbaharui (renewable)
b) Berdasarkan jenisnya

1. SDA biotik (hayati), yaitu SDA yang berupa makhluk hidup, seperti : hewan, tumbuhan dan mikro organisme.

2. SDA fisik (nonhayati), yaitu SDA yang berupa benda mati. Seperti : tanah, air, udara, mineral dan benda-benda mati lainnya.

c) Berdasarkan sifatnya

1. SDA yang dapat diperbarui (renewable resource), seperti : air, hutan, tanah, dan sumber daya alam hayati.

2. SDA yang tidak dapat diperbarui (nonrenewable), seperti: bahan tambang, gas bumi, minyak bumi dan lain sebagainya.

3. SDA yang tidak habis, seperti : cahaya matahari, udara, dan air laut.

sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui
Diagram sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui
sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui
Gambar sumber daya alam fisik yang tidak dapat diperbarui (non renewable)

3. Penggolongan Lain

Di samping cara penggolongan di atas, masih ada cara penggolongan lain terhadap sumber daya alam. Seperti yang dikemukakan oleh R.E. Soeria Atmadja. Menurut beliau SDA dapat digolongkan ke dalam lima katagori, yaitu : materi, energi, ruang, waktu, dan keanekaragaman.

a) Materi

Pengertian materi adalah segala sesuatu yang berada pada suatu tempat dan pada suatu waktu. Materi itu dapat berupa zat padat, zat cair, dan gas. Tanpa materi seluruh proses di dalam tubuh makhluk hidup maupun di dalam lingkungan tidak akan berjalan.

Di dalam tubuh manusia, materi menyusun dan yang membantu proses berasal dari lingkungan. Ada yang berasal dari makhluk hidup lain. Dan ada pula yang berasal dari makhluk tidak hidup.

b) Energi atau daya

Energi atau daya adalah sesuatu yang memberi kemampuan untuk menjalankan kegiatan atau kerja. Tanpa energi tidak mungkin kegiatan di dalam tubuh manusia atau di sekitarnya dapat berlangsung. Misalnya tumbuhan tidak dapat berfotosintesis tanpa energi cahaya matahari.

Manusia tidak dapat belajar, mencangkul sawah, pergi ke sekolah atau melakukan kegiatan lain tanpa energi. Mobil tidak dapat berjalan tanpa energi. Dan pupuk tidak dapat dibuat tanpa energi.

Energi yang diperlukan dalam proses kehidupan dapat dibedakan menjadi tiga yaitu : energi cahaya matahari, energi panas bumi dan energi nuklir. Jumlah energi yang diperlukan tubuh manusia setiap hari berbeda-beda, tergantung pada usia, jenis kelamin dan jenis kegiatan yang dilakukan.

jumlah energi yang dibutuhkan manusia
Gambar jumlah energi yang dibutuhkan tubuh manusia per hari
c) Ruang

Ruang adalah suatu bagian dari lingkungan dimana komponen lingkungan dapat menempati dan dapat melakukan proses lingkungan hidup.

d) Waktu

Waktu merupakan salah satu sumber daya alam yang dapat mendukung berlangsungnya proses lingkungan. Tidak ada proses lingkungan yang tidak memerlukan waktu. Keistimewaan SDA waktu dibanding dengan SDA lainnya adalah bahwa SDA waktu tidak dapat disimpan.

e) Keanekaragaman

Kata lain dari keanekaragaman adalah diversitas. Keanekaragaman merupakan salah satu sumber daya alam. Karena dengan adanya keanekaragaman akan memperbesar derajat kebebasan memilih dalam proses interaksi lingkungan.

Semua sumber daya alam baik yang berupa makhluk hidup maupun yang berupa makhluk tidak hidup. Baik yang dapat diperbarui maupun yang tidak dapat diperbarui diperuntukkan bagi kesejahteraan manusia. Namun perlu diingat bahwa manusia hidup di bumi tidak sendirian.

Melainkan bersama makhluk lain yaitu hewan, tumbuhan dan jasad renik (mikro organisme). Semua makhluk hidup yang lain itu tidak sekedar kawan hidup, melainkan sangat berkaitan satu lain khususnya dengan manusia. Tanpa mereka manusia tidak dapat hidup.

4. Keseimbangan Lingkungan

Manusia selalu berinteraksi dengan lingkungan hidupnya. Makhluk hidup mempengaruhi dan dipengaruhi oleh lingkangannya. Makhluk hidup membentuk dan terbentuk oleh lingkungan hidupnya.

Hubungan antara manusia dengan lingkungan hidupnya bersifat timbal balik dan sirkuler. Perubahan lingkungan oleh manusia pada akhirnya akan mempengaruhi manusia. Apabila suatu unsur terpengaruh maka akan merambat pada unsur yang lain.

Sehingga terhadap manusia pengaruhnya tidak dapat terasakan dan terlihat dengan segera. Lingkaran antara alam, manusia dan sumber daya hayati yang terdapat di dalam ekosistem perlu dipelihara untuk terus berputar. Apabila salah satu mata rantai itu putus maka keseimbangan lingkungan hidup dan ekosistem akan terganggu dengan segala akibat buruknya.

Kalau semua alam memiliki sumber nabati, hewani, plasma nutfah hayati, hutan dan air. Serta lahan dan unsur-unsur lain alam yang beranekaragam. Maka keseimbangan ekologi yang ada akan stabil dan berkesinambungan.

Jika kemudian manusia mengelola sumber daya alam ini dan berusaha sejauh mungkin memelihara keseimbangan ekologis ini. Maka pembangunan dapat berjalan untuk waktu yang panjang tanpa merusak lingkungan alam.

Akan tetapi apabila terjadi pengeksploitasian berlebihan dari satu atau dua unsur sumber daya alam. Seperti penebangan hutan untuk dijadikan lahan pertanian yang banyak dilakukan penduduk di daerah. Maka putuslah keseimbangan lingkungan hidup dan dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Akan berlangsung proses pemiskinan lingkungan yang pada akhirnya menjadi pemusnahan lingkungan hidup. Unsur alam yang tadinya beragam berangsur-angsur menjurus ke arah unsur alam tunggal. Dengan hanya satu atau dua tanaman sepanjang tahun dan akibatnya keseimbangan lingkungan akan labil.

penggundulan hutan
Gambar penggundulan hutan mengganggu keseimbangan

5. Sumber Alam dan Kebutuhan Manusia

Manusia mempunyai banyak kebutuhan yang tersedia di alam. Kebutuhan-kebutuhan itu dapat dikelompokkan ke dalam :

5.1 Kebutuhan Dasar (pokok = esensial)

Yaitu kebutuhan hidup yang mutlak diperlukan untuk dapat hidup sehat, aman dan manusiawi. Yang termasuk kebutuhan dasar adalah pangan, papan, sandang, air bersih dan udara sehat. Secara hirarki kebutuhan dasar hidup manusia dapat dibagi tiga, yaitu :

a) Kebutuhan dasar untuk kelangsungan hidup hayati

Untuk dapat mempertahankan kelangsungan hidup, manusia harus mendapatkan air, udara dan pangan dalam kualitas tertentu. Juga perlu mendapatkan perlindungan serangan dari organisme yang berbahaya, seperti binatang buas, bakteri, virus, parasit dan faktor penyakit.

b) Kebutuhan dasar untuk kelangsungan hidup manusiawi

Selain hidup secara hayati, manusia juga harus hidup secara manusiawi karena kebudayaannya. Misalnya pangan tidak cukup sekedar memenuhi kebutuhan tubuh melainkan harus disajikan dalam bentuk, warna dan rasa yang menarik.

Kebutuhan dasar manusia untuk hidup manusiawi ada yang bersifat material dan ada pula yang bersifat non material. Hal ini sangat menonjol pada manusia dan yang sekaligus membedakannya dengan hewan. Kebutuhan dasar material yang membuat manusia menjadi manusiawi adalah makanan, pakaian, rumah dan energi.

c) Kebutuhan dasar untuk memilih

Kemampuan untuk memilih merupakan sifat hakiki makhluk untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya. Baik pada tumbuhan, manusia maupun hewan. Untuk dapat memilih di lingkungan hidup maka manusia harus ada keanekaragaman.

Oleh karena itu keanekaragaman merupakan unsur dalam lingkungan. Terjaganya keanekaragaman akan menjamin tidak tertutupnya pilihan manusia di kemudian hari. Sehingga jelas bahwa keanekaragaman juga merupakan sumber daya alam.

Persepsi orang tentang kebutuhan dasar berbeda-beda, dipengaruhi oleh faktor sosial, budaya, ekonomi, waktu dan pertimbangan kebutuhan. Agar manusia hidup enak, aman, senang dan tenteram dalam suatu lingkungan maka diperlukan mutu lingkungan yang baik.

5.2 Kebutuhan Tambahan (nonesensial)

Yaitu kebutuhan sebagai pelengkap agar manusia dapat hidup lebih baik. Seperti pendidikan, hiburan atau rekreasi, transportasi dan lain sebagainya.

6. Mutu Lingkungan

Mutu lingkungan hidup sangat menentukan untuk pemenuhan kebutuhan dasar dalam kondisi lingkungan tersebut. Semakin baik mutu lingkungan maka semakin meningkat derajat pemenuhan kebutuhan dasar manusia. Dan hal ini dapat menyebabkan semakin meningkatnya mutu hidup manusia.

Dengan kata lain mutu hidup manusia sangatlah tergantung pada pemenuhan kebutuhan dasarnya. Semakin baik kebutuhan dasar itu dipenuhi maka semakin baik pula mutu hidupnya.

Hal ini akan menjadi lebih baik jika kebutuhan non esensialnya juga terpenuhi. Meningkatnya populasi manusia secara cepat menuntut lebih banyak lagi sumber daya alam dari lingkungannya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Hal ini menyebabkan penggunaan sumber daya alam semakin meningkat. Bila hal ini dilakukan tanpa perhitungan yang masak maka akan mengakibatkan turunnya daya dukung lingkungan.

7. Daya Dukung Lingkungan

Daya dukung lingkungan berarti ketersediaan sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhan dasar. Dan pada tingkat kestabilan sosial tertentu tersedianya cukup ruang untuk hidup. Stabilitas suatu ekosistem diperbesar apabila sistem itu beragam (diversified).

Suatu lingkungan hidup yang memiliki tumbuhan, hewan dan sumber daya alam yang beranekaragam mempunyai jaringan interdependensi yang luas. Dengan demikian mampu untuk menampung perubahan yang lebih besar dan banyak. Sehingga ekosistem ini lebih stabil dan dinamis.

Sebaliknya jika lingkungan hidup hanya memiliki satu jenis tanaman. Atau sifatnya monokultur maka jaringan interdependensi antar benda dan zat organik adalah sempit. Sehingga kurang mampu untuk menampung perubahanya sehingga ekosistem ini adalah goyah (labil).

Pada kenyataannya manusia mengalami bahwa SDA di permukaan bumi ini diperuntukkan bagi umat manusia. Tetapi penyebarannya tidak merata. Ada daerah yang kaya mineral, ada daerah yang kurang mineralnya. Ada daerah subur dan ada pula daerah yang tandus dan lain sebagainya.

Oleh sebab itu agar pemanfaatannya bisa diperuntukkan bagi seluruh umat manusia secara berkesinambungan. Maka tindakan eksploitasi sumber daya alam harus disertai tindakan melindungi, memulihkan, serta pengembangan secara terkendali.

Tindakan untuk memelihara dan memanfaatkan sumber daya alam tersebut harus dilakukan dengan cara yang rasional seperti :

  • Penghematan dengan pengembangan metode penambangan, pemprosesan yang lebih efisien, dan pendaurulangan (recycling).
  • Pemakaian bahan pengganti.
  • Pemanfaatan sumber daya alam yang dapat diperbarui.
  • Penerapan etika lingkungan berdasarkan filsafat hidup secara damai dengan alam.

Related Post :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *